Translate

Rabu, 05 Juni 2013

Variabel Pada dbase

3.1Konsep Data

Karakter : Satuan data terkecil.
Field : Perpaduan karakter-karakter yang mempunyai maksud dan pengertian yang jelas.
Record : Kumpulan fiel-field.
File : Kumpulan record-record yang membentuk satu informasi.
Database : Kumpulan dari beberapa file.


3.2Jenis-Jenis File Dalam dBase IV

Catalog (.CAT)
Merupakan organisasi file, di dalamnya berisi kumpulan nama-nama file.

Database File (.DBF)
Adalah file yang terdiri dari record-record yang berguna untuk menyimpan
data.

Program / Procedure / Command File (.PRG)
Adalah file yang berisikan instruksi (program)

Report Form File (.FRM)
Merupakan file laporan yang berisikan informasi field-field dari database file.

Text Output File (.TXT)
Suatu file yang disimpan dalam bentuk ASCII

Index File (.NDX)
Memberikan suatu cara untuk menggunakan file database dalam urutan logika dari pada urutan fisik.


3.3Data & Memory

Pada sistem dBase IV, data dikelompokkan atas jenis data dan fungsinya.
Jenis data tsb mencakup data logika, tanggal, angka, karakter dan catatan
(memo). Sedangkan menurut fungsinya, data dikelompokkan menjadi data memory
dan data base. Data memory mencakup data memory yang dibentuk pemakai dan
sistem. Dan data base mencakup file untuk menyimpan data serta pengatur
bentuk (format) penampilannya.



Data tsb disimpan dengan nama sebagai alamat. Sebagai contoh,

A = 12 dan untuk mengambil nilai datanya, gunakan nama variabel tsb,
contoh : ?A/4 sistem akan mencetak nilai 12/4.



Untuk penamaan variabel suatu data, anda bebas mendefinisikan. Tetapi pada
sistem terdapat batasan karakter yang dipakai untuk nama variabel yaitu :

Nama variabel harus diawali dengan huruf (A s/d Z), angka (0 s/d 9) atau
tanda _ (garis bawah)
Untuk nama variabel field dibatasi hingga 10 karakter.
Jangan memakai nama variabel sistem karena dapat mengganggu fungsi sistem.


Untuk mengetahui isi memory saat ini, gunakan instruksi LIST MEMORY atau
DISPLAY MEMORY.

3.4Jenis Data

3.4.1Character (Disingkat C)
Character (disingkat C) yaitu data untuk angka, bilangan, dan karakter
khusus yang memiliki panjang tertentu serta tidak dapat digunakan untuk
perhitungan matematika secara langsung. Data jenis ini dibatasi oleh tanda
petik, (? ? atau ? ? ) atau kurung siku ([ dan ]). Pada sistem dBase IV
panjang data jenis ini maksimal 254 karakter.


3.4.2Numeric (Disingkat N)

Numeric (disingkat N) yaitu data berbentuk angka serta notasi + , - dan .
(titik desimal) yang berguna untuk suatu nilai yang nantinya dapat
digunakan untuk kalkulasi. Pada sistem dBase IV, panjang data jenis ini
maksimal 20 digit termasuk tanda desimal dan angka desimalnya.


3.4.3Float (Disingkat F)
Float (disingkat F) seperti Numeric. Bedanya hanya pada cara sistem
menyimpannya. Data jenis Float berguna untuk perhitungan angka eksakta
(teknik). Pada sistem dBase IV, panjang data jenis ini maksimal 20 digit
termasuk tanda desimal dan angka desimalnya.


3.4.4Logical (Disingkat L)

Logical (disingkat L) yaitu data untuk keterangan yang hanya berisi Y(yes)
dan N(no) atau T(true) dan F(false). Pada sistem dBase IV, data jenis ini
hanya memerlukan memory sebesar 1 byte saja.




3.4.5Date (Disingkat D)

Date (disingkat D) yaitu data bentuk tanggal. Dengan jenis data ini, sistem
akan menguji setiap pemasukan nilainya agar sesuai dengan ketentuan yang
berlaku seperti nilai bulan harus di antara 1 hingga 12. Pada sistem dBase
IV, data jenis ini hanya memerlukan memory sebesar 8 byte saja.


3.4.6Memo (Disingkat M)

Memo (disingkat M) yaitu data bentuk karakter yang digunakan untuk catatan
ataupun keterangan dari suatu field. Pada sistem dBase, data jenis ini
hanya memerlukan memory sebesar 8 byte saja yaitu untuk petunjuk lokasi
data isi memo pada file memo.


3.5Jenis Variabel

3.5.1Memory Variabel

yaitu jenis variabel yang didefinisikan oleh pemakai sistem yang dipakai
untuk menampung nilai data yang ada di memory.

3.5.2Field Variabel

yaitu jenis variabel yang dipakai untuk nilai data yang ada pada file (file
data base).

3.5.3System Variabel

yaitu memory variabel yang dipakai untuk sistem untuk menentukan tampilan
laporan yang didefinisikan oleh sistem.
Ciri dari sistem variabel yaitu setiap nama variabelnya diawali dengan
karakter garis bawah.

Contoh :

_Rmargin untuk menentukan bagian terkanan dari ruang cetak.

_Length untuk menentukan ukuran (jumlah baris) kertas laporan.


3.6Menyimpan Data Ke Dalam Variabel memori

- STORE

-= (SAMA DENGAN)

CONTOH: . store 14 to X

. Y = 5

. MNama = ?
Muhammad?

. store
?KELAPA DUA? to MAlamat


3.7Menampilkan Daftar Variabel Memori

Perintah yang digunakan:

- DISPLAY MEMORI dan LIST MEMORI

Contoh: .display memori

Dilayar akan ditampilkan

X pub N 14 (14.00000000)

Y pub N 5 (5.00000000)

MNama pub c ?Muhammad?

MAlamat pub c ?Kelapa Dua?

4 variable define, 4 byte used

252 variable available, 3031 byte available


3.8Menyapu Variabel Memori


Perintah yang digunakan :

- RELEASE nama variable

Contoh : . release x

. release y

. release MNama

. release MAlamat

. release all

Selasa, 04 Juni 2013

Membuat Mail Merge Pada Word

Pertama kita harus buata Databasenya dulu di Ms.Excel yaitu kita buat File Ms.Excel yang berisikan Nama, Alamat, Tanggal, dan lainnya yang kita butuhkan ketika kita buat undangan atau surat/data lainnya...
1. Buka dulu Ms.Excel
2. Buat disana kolom Nama, Alamat, Hari, Tanggal dan sebagainya seperlu yang sobat butuhkan

 Gambar : Contoh file Database yang kita siapkan
Gunakan baris pertama pada setiap kolom sebagai judul kolom, seperti tabel pada biasanya.
Baru kemudian baris kedua dan selajutnya kita isi dengan daftar nama, alamat dan seterusnya seperti gambar diatas.

3. Rename nama sheet di bagian bawah
mengapa di Rename..?? karena nama ini yang akan menjadi acuan pada saat men-setting mail merge di ms.word.
Klik kanan pada Sheet1 → rename















4. Rename dengan nama terserah, misalnya kita kasih Nama ALAMAT
Setelah selesai menulis nama, tekan enter atau klik di area lain pada ms.excel biar nama baru tersebut tersimpan.



5. Setelah semua diatas selesai... sekarang simpan data tersebut dengan tekan di keybord Ctrl + S atau lewat menu – save.
Beri nama terserah sobat.... semisal diberi nama "Database Alamat"
dan tekan Save.
kalo bisa sobat buatkan Folder sendiri biar nanti ketika menyeting di Ms.Word kita tidak kebingungan atau agar lebih enak gak kecampur dengan fail lainnya..








6. Simpan dengan nama terserah, misalnya Database Alamat
 
Okey kita udah memiliki database Alamat di Ms Excel selanjutnya kita tinggal membuat Desain Surat yang dimaksud dan Mengatur Mail Merge di Ms. Word.
1. Seperti biasa, buka Ms Word
2. Bikin dulu desain surat-nya, pastikan bagian yang nantinya mau diisi dengan nama, alamat, hari dan tanggal kita kosongi dulu. Kan mau diisi secara otomatis. Seperti contoh saya dibawah ini:
3. Oke, selanjutnya kita atur mail merge-nya.
Klik menu Mailings – Step by Step Mail Merge Wizard


4. Akan keluar panel tambahan di bagian kanan ms.word kita.
Seperti ini:

Langsung saja klik pilihan Letter, kemudian klik Next di bawahnya..

5. Pada Step ke-2 ini, pilihlah Use the current document, kemudian Next lagi..

6. Pada step ke-3 ini, klik tulisan Browse di panel kanan,, lalu pilih dokumen excel yang
berisi dafta nama, alamat, Hari & Tanggal tadi.

7. Nah, setelah itu akan muncul jendela Select Table, kita pilih nama sheet yang udah kita
rename tadi,, seperti di sini: ALAMAT, jangan lupa klik OK

8. Lagi-lagi muncul jendela Mail Merge Recipients, pastikan semua nama yang mau
dipake dalam keadaan ter-centang.
Setelah itu klik OK.

9. Setelah itu, pastikan di panel kanan sudah ada tulisan nama data alamat kita tadi. Kalau
belum ada, berarti masih ada kesalah di proses sebelumnya, baca dan ulangi lagi ya :D
Selanjutnya klik Next di bawah untuk lanjut ke step 4

10. Nah, sekarang kita akan menentukan di mana letak tulisan nama dan alamat itu nanti
berada di dokumen undangan kita.
Misalnya, kita pengen nama nanti diletakkan di belakang kata-kata Yth di undangan
kita → Yth, nama
Caranya, pertama, taruh kursor pada belakang kata Yth., dengan cara meng-klik sekali
di belakang kata Yth tersebut:

Nah, pastikan tanda kelip-kelip kursor udah ada di belakang Yth.
JANGAN memindahkan kelip-kelip kursor ini ke tempat lain dulu.
Kemudian, klik pada tulisan More items... di panel sebelah kanan (ingat, kursor harus
tetap berada di belakang Yth lo)
Selanjutnya akan keluar jendela kecil
Insert Merge Field:
seperti di samping ini →
Tentu saja, pilih Fields nama, kemudian
klik Insert

11. Nah kalau berhasil, maka di belakang tulisan Bapak tadi akan ada tulisan <<NAMA>>.
Itu artinya, bagian tersebut nantinya akan diisi oleh nama-nama di database tadi.

12. Selanjutnya, tempatkan kursor di belakang kata di, kemudian lakukan hal yang sama,
masukkan field alamat ke bagian tersebut.
Hasilnya nanti mustinya begini:
dan seterusnya caranya sama untuk Hari dan tanggal sebagaimana gambar berikut


13. Kalau sudah berhasil seperti itu. Klik Next di panel kanan bawah ya..
Tulisannya Next: Preview your letter... untuk melihat preview undangan kita:
Tetereeeeeeettt....

Perhatikan, tulisan <<NAMA>>, <<ALAMAT>>, <<HARI>> & <<TANGGAL>> yang tadi sekarang sudah berubah menjadi yang sesuai keinginan kita mulai awal tadi khan....
Untuk melihat nama-nama lain, tinggal klik tombol [ << ] dan [ >> ] di panel sebelah kanan. Periksa satu-satu, barangkali ada yang terlewatkan.

Setelah selesai, klik Next di panel bagian bawah, untuk menyudahi pekerjaan kita ini :D
Jangan lupa, save pekerjaan kita ini (Ctrl + S) dan tempatkan di satu bolder dengan file Database Ms Excel tadi.

Selanjutnya Kita bisa langsung mencetak hasil pekerjaan kita ini dengan meng-klik Print.. di step terakhir. Si printer akan otomatis mencetak semua nama secara berurutan, sesuai dengan data yang kita sediakan lewat ms.excel tadi..
Sumber : http://gratisfulltain.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-mail-merge-dengan-ms-word.html

Rumus - Rumus Pada Excel

Fungsi Matematika dan Statistika



Fungsi
Kegunaan
Penulisan
SUM
Menjumlahkan pada angka pada sel atau range ttt
=SUM(angka 1, angka 2,...)
=SUM(alamat range)
MAX
Menampilkan nilai terbesar dari suatu range data numerik
=MAX(angka 1, angka 2,...)
=MAX(alamat range)
MIN
Menampilan nilai terkecil dari suatu range data numerik
=MIN(angka 1, angka 2,...)
MIN(alamat range)
AVERAGE
Menampilan rata-rata dari suatu range data numerik
=AVERAGE (angka 1, angka 2,...)
=AVERAGE(alamat range)
COUNT
Menghitung jumlah data yang bersifat numerik dari suatu range
=COUNT(angka 1, angka 2,...)
=COUNT(alamat range)






















Fungsi 
Kegunaan
Penulisan 
COUNTIF
Menghitung jumlah data yang bersifat numerik yang terdapat pada range tertentu sesuai dengan kriteria yang ditentukan
=COUNTIF(range,criteria)
COUNTA
Menghitung jumlah semua jenis data dari suatu range
=COUNTA(angka 1, angka 2,...)
=COUNTA(alamat range)
SUMIF
Menjumlahkan data yang bersifat numerik dalam suatu range data dengan kriteria tertentu
=SUMIF(range,criteria,sum_range)

Contoh Penggunaan:
  
Fungsi Lookup dan Referensi



Fungsi
Kegunaan
Penulisan
INDEX
Menampilkan data (isi dari suatu set)pada tabel array berdasarkan nomor baris dan nomor kolom
=INDEX(array,row_num,col_num)
VLOOKUP
Menampilkan data berdasarkan tabel referensi dalam format vertikal.Syarat penyusunan tabel referensi harus urut.
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index,num)
HLOOKUP
Menampilkan data berdasarkan tabel referensi dalam format horisontal.Syarat penyusunan tabel referensi harus urut.
=HLOOKUP(lookup_value,table_array.col_index,num)


Contoh Penggunaanya :


Tes Logika



Fungsi
Kegunaan
Penulisan
IF (satu logika)
Untuk menghasilkan nilai dari satu logika yang diuji kebenaranya.
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
IF (lebih dari satu logika)
Untuk menghasilkan nilai dari lebih dari satu logika yang diuji kebenaranya
=IF(logical_test1,value_if_true,IF(logical_
test1,value_if_truevalue_if_false))
IF OR
Fungsi ini menghasilkan nilai benar, bila berargumen benar. Hasil dari fungsi ini juga dapat menghasilkan nilai salah, jika seluruh argumen salah.
=IF(OR(logical_test1,logical_test2,
value_if_true,value_if_false)
IF AND
Fungsi ini menghasilkan nilai benar, bila berargumen benar. Hasil dari fungsi ini juga dapat menghasilkan nilai salah, jika salah satu argumen salah.
=IF(AND(logical_test1,logical_test2,value_if_true,value_if_false)

Contoh Penggunaan IF



Contoh Penggunaan IF AND & IF OR

Rumus Rumus dalam Excel, Oke sobat semoga bermanfaat, sekali lagi jangan hanya di baca akan tetapi langsung di praktekan agar dikemudian hari ketika dibutuhkan tidak lupa....

Sumber : http://gratisfulltain.blogspot.com/2013/02/rumus-rumus-excel.html

Cara Membuat Terbilang Otomatis Dalam Excel

  1.  Silahkan sobat Download Aplikasi terbilangnya disini
  2. Setelah didownload aplikasinya yang berupa file rar. Sobat Exstract agar dapat kita masukan di Excel
  3. Buka Office Excel di computer sobat
  4. Setelah Terbuka pilih / klik Office Button, pojok kiri atas
  5. Akan muncul tampilan seperti gambar berikut next pilih / klik “Excel Option”
  6. Selanjutnya akan tampil menu seperti gambar berikut, pilih "add-Ins" diteruskan klik "Go..."
  7. Akan Tampil menu seperti gambar berikut, pilih “Browse” untuk memasukan aplikasi terbilang dari komputer Sobat yang telah disiapkan.
  8. Kita cari Aplikasi Terbilang di komputer, setelah ketemu, silahkan sobat pilih / klik (dobel klik) atau tekan OK.
  9. Nah barulah sobat tinggal mengaktifkan aplikasi dengan sudah terkoneksi dengan aplikasi Excel, centang/pilih atau klik seperti gambar.
  10. Tekan OK, maka aplikasi Terbilang siap di Uji Coba.

UJI COBA :
  1. Tulis bilangan angka yang sobat maui, disini saya coba dengan menuliskan angka bilangan 12.000 dan 466.546.
  2. Setelah itu tulis Rumus seperti ini  =terbilang(...........) titik-titik diisi dengan letak angka yang dimaksud. Sepetri gambar berikut.
  3. Jika aplikasi terbilang ini berjalan lancar maka akan tampil seperti bambar berikut:
  4. Dari bambar diatas kita lihat ketika kita klik tulisan di panah yang bawah maka di menu pada panah yang atas akan tampil rumus yang kita masukan tadi.
Demikian sobat, semoga manfa'at bagi sobat semua......
Aplikasi Terbilang Download
Fasword RAR : http://gratisfulltain.blogspot.com 

sumber : http://gratisfulltain.blogspot.com

Konsep Dasar Sistem Informasi - Klasifikasi Sistem

1. Sistem Abstrak dan Sistem FisikSistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep, misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat, misalnya sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.

2. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.

3. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya sistem perusahaan dagang.

4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem Alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam, misalnya sistem tata surya. Sedangkan sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia,misalnya sistem komputer.

5. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks
Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem sederhana (misalnya sepeda) dan sistem kompleks (misalnya otak manusia).